So-net無料ブログ作成
検索選択

CALON tidak selamanya sama dengan 候補 [SERUPA TAPI TAK SAMA]

Banyak kekeliruan dalam menerjemahkan bahasa Indonesia ke dalam bahasa Jepang. Misalnya: kata CALON dalam bahasa Indonesia artinya bakal. Contoh kalimat: Calon pendamping hidup--将来の結婚相手。Calon kekasih--将来の恋人。Kalau diterjemahkan ke dalam kata 候補, maka artinya akan janggal.
Karena pengalaman saya mengatakan,,,dulu waktu pacaran dengan si doi,,sempat bilang calon pacar itu 恋人の候補。Lhaa, berarti calon yang mau dijadikan pacar itu lebih dari satu dong!! ujarnya. Kontan saya terkejut! Wah gawat nih kalau salah terjemahan!! こういうことも勉強になりました。

弁当男子 itu apa ya? [語源(ASAL KATA)]

Seiring dengan lesunya dunia pasaran dan terpuruknya ekonomi saat ini di berbagai belahan dunia, termasuk Jepang. Banyak berpengaruh besar terhadap pola hidup masyarakat Jepang. Selain maraknya PHK besar-besaran, penghapusan gaji lembur, pengurangan produksi, dsb. ternyata membawa dampak pula kepada kehidupan sehari-hari orang Jepang. Salah satunya adalah makin bertambahnya laki-laki yang membawa bento/bekal makan siang atau dikenal dengan sebutan 弁当男子--BENTODANSHI. Mereka tidak malu-malu dan merasa repot membawa bekal makan siang. Kenapa demikian, karena dengan membawa bekal sendiri ke kantor maka tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli bento di toko-toko atau makan di warung-warung dan restoran. Sehingga, mereka bisa menghemat dan menyisihkan uang makannya, selain itu mereka akan merasa lebih nyaman dengan makanan buatan sendiri.
DI samping itu, ada juga istilah bahasa Jepang baru sebelumnya.
席朝族--SEKIASAZOKU yaitu: ditujukan kepada seseorang yang pergi cepat-cepat ke tempat kerja untuk makan pagi sebelum bel masuk kerja. Sedangkan 外朝族--SOTOASAZOKU adalah seseorang yang sarapan pagi di luar atau dekat tempat kerja sebelum masuk kerja.

ASPEK dan MODALITY [KATA KERJA 動詞]

Masalah kondisi rentetan waktu dalam konsep kata kerja bahasa Jepang memang cukup pelik. Saya juga terus terang dibuat bingung. Orang Jepang bilang "Atta!/arimashita! " pada saat menemukan barang, tidak berkata aru atau arimasu. Karena pemakaian bentuk lampau tsb menerangkan sesuatu/barang tersebut memang sudah ada sebelumnya (pembicara sendiri yang belum menemukan barang tsb). Ketika pembicara menemukan barang itu, maka ia bilang oh ternyata sudah ada/ketemu.
Sebaliknya, jika ditanya apakah kamu punya uang seribuan lima?
Ya, ada/punya. Hai, arimasu (Un, aru yo!--bhs cakap)
Tidak mengucapkan hai, arimashita atau Un, atta yo!
Kalau saudara jawab begitu, pasti ditertawakan hahahaaa..

Dalam pengertian konsep lampau/sudah (KAKOKEI) dalam bahasa Jepang sendiri ada beberapa kategori:
1. Kanryo (sudah jadi/beres/rampung)
2. Hakken (penemuan)
3. Joutai/joukyou (kondisi/keadaan)
4. Youkyuu/meirei (perintah/permintaa n)
5. Kettei (keputusan)
6. Souki (mengungkit memori/memperingatk an)
Jadi, tidak selamanya bentuk lampau dalam bahasa Jepang itu berkonsep sudah/selesai. Kalau kasarnya bisa disebut unsur penghianat atau penipuan,,,makanya jangan lihat luarnya saja, tapi dalamnya juga. Jangan setengah-setengah. .(-ceramah dikit)

Coba bandingkan dengan contoh berikut:
Yatta--bentuk lampau dari yaru/ lebih simpel dari yarimashita.
yatta disini bisa diartikan asyik, berhasil dengan baik, dsb.
Misalnya: anak kecil yang akan/sudah dibelikan mainan sama ibunya, terus dia bilang YATTA!!! Kasus lain, misalnya seorang lulusan SMA yang telah ikut UMPTN dan lulus, ia juga bilang YATTA! Kata kerja YARU lebih banyak artinya daripada SURU.
Saa, yasui yo,,katta! katta!
Artinya: Murah lhoo,,ayo beli,,beli!!
Ungkapan terima kasih juga pakai bentuk lampau:
Domo arigato gozaimashita.
dan masih banyak contoh lagii,,,
Sensei yang lain silakan menambahkan.

Begitu pula dalam bahasa Indonesia. Dalam bahasa Indonesia sendiri ada pemakaian kata pasif dalam kalimat suruhan bukan? dan ragamnya banyak sekali...tidak selamanya dibubuhi awalan di--.
misalnya: ayo dimakan kuenya, kena batunya dia!, aku kehujanan kemarin, rumah itu kecurian, produk buatan Jepang itu laris terjual, kalimat itu tidak terbaca, buku itu kutulis, kutulis buku itu...dst.

------------ --------- --------- --------- --------- --------- -

salam kenal,

-emhas-

IKLAN BAHASA JEPANG [面白い表現]

Bagi yang sudah lama tinggal di Jepang, tentu tahu dong iklan bahasa Jepang yang menarik dengan mempermainkan kata-kata seperti berikut. 日本の広告業界では、こう言う面白い技(駄洒落、単語と単語のくっ付け、語呂合わせ)を使って公表するんですよ。
1.事務用品ならたのめーる:kalau soal alat-alat kantor, tanomeru saja! Sebetulnya kata yang ada di kamus hanya 頼める (bisa dimintai tolong/bantuan). Pemasang iklan ingin menggabungkan kata 頼む dengan kata メール (mail), sehingga orang akan respon bahwa pesan barang bisa langsung lewat email. http://www.eco-unit.com/tanomail.html
2.DD車検まかせ太くん :Kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia kira-kira "UNTUK PENGECEKAN BODI MOBIL, SERAHKAN PADA SANG DOKTER DRIVE". DD adalah singkatan dari Dr.Drive, sedangkan 車検 singkatan dari 車体検査 (pengecekan bodi mobil). 任せた君→まかせ太くん(akhiran --TA/bentuk lampau diganti dengan kanji 太(nama cowok)+くん/sebutan cowok mirip Ujang-Sunda). Nama cowok Jepang yang berakhiran TA banyak, seperti: Kenta-Kouta-Shouta 健太・憲太・孝太・幸太・翔太。http://www.eneos.co.jp/carlife/drdrive/e71_cadr_shaken001.html
3.クロネコならカエル時ラクダ:Kalau dengan KURONEKO, praktis pada waktu mau pulang. Iklan ini muncul di TV dibarengi dengan tiga binatang (kucing hitam-katak-unta). Seperti kita kenal, kuroneko adalah sebutan sekaligus simbol merek perusahaan jasa angkutan YAMATO. Kaeru memiliki dua arti, yakni katak dan kata kerja 'pulang', sedangkan rakuda adalah pelesetan dari 楽/raku desu yang berarti mudah/tidak susah, praktis. ゴルフ場や空港でクロネコとカエルとラクダがでてくる。合わせると「クロネコならカエル時ラクダ」になる。この言葉によってクロネコヤマトの宅急便がお得になることのCM。http://www.kuronekoyamato.co.jp/index.html atau http://nob-taka.press.ne.jp/199601010/index.htm
4. お祝いに!お返しに!おめで鯛!おめでたい、ありがたい気持ちを形にした「おめで鯛」をお届けします。Iklan yang akrab di telinga orang Jepang. Omedetai adalah kata sifat yang artinya keselamatan, dengan ucapan salamnya omedeto gozaimasu. Suku kata akhir --TAI diganti dengan huruf kanji 鯛たい sebagai objek promosinya. Ikan kakap merah atau dalam bahasa Jepangnya 鯛(たい) adalah salah satu ikan pembawa keberuntungan 縁起のよい魚です。Biasanya hidangan ataupun hiasan ikan merah ini dijumpai pada saat perayaan ulang tahun bagi yang panjang umur, 食い初め (kuizome) acara syukuran bagi anak kecil yang berumur 100 atau 120 hari untuk menyuruh makan (hanya menirukan saja) agar kelak tidak susah makan/dapat rezeki, acara ritual sekku 節句 tanggal 1 Januari, 3 Maret, 5 Mei, 7 Juli, 9 September...kemudian pada acara pesta pernikahan.

by: emhas

UNGKAPAN RASA ENAK DALAM BERBAGAI DIALEK JEPANG [BAHASA DAERAH (方言)]

Ketika kami makan di restoran siap saji Mos Burger yang ada di pusat pertokoan BIG HOP--kota Inzai (Chiba), kami tertarik pada secarik selebaran alas makan yang terhampar di baki. Sambil menyantap hamburger udang, kentang goreng, beserta minumannya, kami membaca apa yang tertulis di kertas alas tersebut. Isinya adalah ungkapan arti SUGOKU OISHII すごくおいしい--sangat enak-- dalam berbagai bahasa daerah/dialek di Jepang. Isteri saya bilang, hahaha lucu sekali! Saya memungut kertas tersebut untuk ditulis di blog dan tidak jadi membuangnya. Berikut daftar ungkapan-ungkapan tersebut:
1. だった んめえ (DATTANMEE) dialek Prefektur Ishikawa
2. ぼっけえ うめえ (BOKKEE UMEE) dialek Prefektur Okayama
3. まげに まいずねえ (MAGENI MAIZUNEE) dialek Prefektur Shimane
4. ぶち うまいっちゃ (BUCHI UMAICCHA) dialek Prefektur Yamaguchi
5. めえ (MEE) dialek Prefektur Aomori
6. まあんず うめ (MAANZU UME) dialek Prefektur Akita
7. んまい (NMAI) dialek Prefektur Yamagata
8. どーい うんめいもんだっちゃー (DOOI UNMEIMONDACCHA) dialek Prefektur Niigata
9. めっちゃ おいしいやん (MECCHA OISHIIYAN) dialek Prefektur Hyogo
10. ぎゃあん おいしいかあ (GYAAN OISHIIKAA) dialek Prefektur Fukuoka
11. がばい うまかあ (GABAI UMAKAA) dialek Prefektur Saga
12. いっきょな うまかばい (IKKYONA UMAKABAI) dialek Prefektur Nagasaki
13. いぎなり うめえ (IGINARI UMEE) dialek Prefektur Miyagi
14. なんまら うまい (NANMARA UMAI) dialek Prefektur Hokkaido
15. おいしいじゃん (OISHIIJAN) dialek Prefektur Kanagawa
16. でーりゃー うみゃー (DEERYAA UMYA) dialek Prefektur Aichi
17. うまいにー (UMAINII) dialek Prefektur Mie
18. むっちゃ うまい (MUCCHA UMAI) dialek Prefektur Osaka
19. どげち おいしい (DOGECHI OISHII) dialek Prefektur Oita
20. たいぎゃ うまかけん (TAIGYA UMAKAKEN) dialek Prefektur Kumamoto
21.うまかっぺよー (UMAKAPPEYO0) dialek Prefektur Ibaraki
22. はんぱねえ うまい (HANPANEE UMAI) dialek Tokyo
23. えらい うまいっけ (ERAI UMAIKKE) dialek Prefektur Shizuoka
24. やにこー うまい (YANIKO UMAI) dialek Prefektur Wakayama
25. こじゃんと うまいぜよ (KOJANTO UMAIZEYO) dialek Prefektur Kochi
26. てげ うめえ (TEGE UMEE) dialek Prefektur Miyazaki
27. わっぜ うまい (WAZZE UMAI) dialek Prefektur Kagoshima
28. いっぺー まーさいびーんどー (IPPEE MAASAIBIINDOO) dialek Prefektur Okinawa

PEMAKAIAN KANJI [SEPUTAR BAHASA JEPANG]

Di samping China dan Korea, negara Jepang merupakan negara yang memberlakukan huruf Kanji dalam bahasa negaranya, yaitu bahasa Jepang. Huruf Kanji memang sulit dihapal dan praktis. Praktis dalam arti hemat/tidak memakan tempat atau dengan kata lain lebih pendek dari huruf alfabet. Misalnya kata 日本 (baca:NIHON, berarti Jepang) cukup ditulis dengan dua huruf (日 dan 本). Atau huruf 食 (baca: shoku) pasti ada hubungannya dengan makan. Contohnya: 食事(hal makan)、食堂(kantin/tempat makan)、外食(makan di luar)、食文化 (budaya makan).
Ngomong-ngomong soal huruf Kanji, dalam masyarakat Jepang ternyata ada kaidah dan aturannya. Hal ini baru saya ketahui dari pandangan orang Jepang (isteri saya). Singkatnya, jika wanita yang menulis huruf Kanji di kartu ucapan tahun baru 謹賀新年 (baca:KINGASHINNEN) misalnya, akan dianggap terlalu sok/sombong terutama bagi kaum pria. Karena tulisan kanji (yang cukup rumit) biasanya hanya dipakai oleh kaum pria. Dalam dunia koresponden (surat menyurat), wanita cukup menulis あけましておめでとうございます pada kartu ucapan tahun baru.
Sedikit menyimpang dari topik, tentunya kita mengenal bahasa wanita dan bahasa pria dalam bahasa Jepang. Hal ini ditujukan untuk membuat bahasa terasa maskulin dan feminin (hubungan dengan gender). Misalnya, dalam bahasa surat ada kata pengantar 前略 dan 拝啓, kata penutup 敬具, 草, dan かしこ. Tapi kata かしこ dominan hanya dipakai wanita pada akhir penutup surat.


********************************************************************************************************************
Perlu buku panduan TATA BAHASA Jepang utk UKBJ level N2 dan N3 (Isi 170 pola kalimat)? ? atau N1 (dalam bentuk PDF, isi 100 lebih pola kalimat)? Penjelasan dan contoh kalimat disertai terjemahan bahasa Indonesia. Yang berminat silakan kontak saya:
HP: (nol-9-nol)-4214-6594 atau email ke moh_83japan(at)yahoo/dot/co/dot/jp (untuk menghindari masuk ke spam box, registrasikan pada email Anda!)
Melayani pemesanan di Jepang dan Indonesia..
日本でもインドネシアでもご注文承ります。お待ちしております。
********************************************************************************************************************


ONOMATOPEA 擬音語・擬声語 [面白い表現]

Baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Jepang, kita mengenal kata BUNYI (音おと) dan SUARA (声こえ). Pemakaian kedua kata tersebut jelas berbeda, namun orang Indonesia sering kali salah menerapkan dan campur aduk tak beraturan. Apakah karena orang Indonesia sendiri serba kira-kira saja, sehingga dalam berbahasa pun kira-kira (bukannya pesimis lhoo sbg orang Indonesia--tapi emang bener!! 何でも適当!). Misalnya: bunyi musik dengan suara musik, terdengar suara aneh atau bunyi aneh, bunyi petir atau suara petir. Hingga detik ini, dalam mempelajari bahasa Jepang, saya banyak menemukan dalamnya makna sebuah kata dan terperincinya klasifikasi kata, termasuk bahasa bunyi/onomatopea/mimesis. Mimesis atau onomatopea bahasa Jepang sangat banyak dan beraneka ragam, entah itu berasal dari nama benda itu sendiri, pengulangan kata sifat, kata kerja, dsb. Onomatopea juga lahir dari kualitas/sifat, kuantitas, frekuensi suatu benda/sumber. Sehingga, saking banyaknya, saya terkadang suka dibuat bingung dalam membedakan, menerapkannya ke percakapan sehari-hari. Adapun, onomatopea bahasa Jepang itu unik, bisa ditambahi dengan kata kerja suru. Seperti ふうふうする(meniup makanan yang panas), ぺたんと貼って!(rekat dan tempel!). Menurut kamus GIONGO,GITAIGO terbitan Kadokawashoten, definisi onomatopea diklasifikasikan menjadi 4 bagian:
1. 擬音語 (GIONGO)... bahasa yang meniru/menggambarkan bunyi-bunyi dari luar. Misalnya: かちゃかちゃ (bunyi sendok/alat makan beradu, disket berputar)、ざーざー (bunyi hujan deras)、ちりんちりん (bunyi lonceng angin/風鈴)、ぴたぴた (bunyi ketatnya celana, gesekan langkah--apakah asalnya dari ぴたり?)。Dari ちりんちりん sebenarnya bisa diperluas lagi dengan bunyi ちりりん、りんりん misalnya, bergantung panjang/frekuensi bunyi tersebut.
Dalam bahasa Indonesia, bunyi bel/lonceng/telepon bisa diklasifikasikan menjadi kring, kriiing, kring kriiing, kriing,,kriing,,kriing, kriniiing, dst.
2. 擬声語 (GISEIGO)... bahasa yang meniru suara binatang atau manusia. Misalnya: あーん (mulut yang mangap/menganga mau makan)、うふふ (rasa suka/senang/kegirangan)、おいおい (seruan atau panggilan, paham)、かーかー (suara burung gagak) --tapi kenapa bukan kaak-kaak atau gaak-gaak sesuai namanya gagak. Apakah telinga orang Jepang berbeda kali ya?
3. 擬態語 (GITAIGO)... bahasa yang mengungkapkan bunyi dari sesuatu yang tidak mengeluarkan bunyi. Misalnya: うとうと (kondisi saat terkantuk-kantuk)、じろじろ (mata yang sibuk lihat sana-sini)、ぴょんぴょん (lompat/loncat langkah katak atau kelinci)、ゆっくり (pelan-pelan, perlahan-lahan)。
Contoh: ごゆっくりどうぞ!Silakan selamat beristirahat! もっとゆっくり話してください(bicaralah lebih pelan!)
4. 擬情語 (GIJOUGO)... bahasa yang mengungkapkan kondisi hati manusia. Misalnya: うきうき(perasaan senang)、うっとり (terpesona)、そわそわ (kondisi cemas/tak tenang/lalu lalang)、わくわく (penuh harap/akan datang sesuatu yang menggembirakan/surprise)。

Asal muasal Onomatopea:
とぎれとぎれ=terputus-putus (dari kata kerja 途切れる)
けちけち berasal dari kata kerja けちる(bersikap pelit/irit)
もみもみ=pijit-pijit (揉む→memijit)
もちもち、もちっと=lengket dan memanjang seperti mochi (dari kata benda 餅もち)

Onomatopea dalam nuansa vulgar:
べたべた lengket /cepal suatu benda atau dua sejoli yang kasmaran, natto
べとべと gerah dan lengket (keringat)
にゅるにゅる licin, lenyur (pada sabun, sesuatu yang berlendir)
にょろにょろ jalannya ular (lear leor--Sunda)
すべすべ licin dan halus pada kulit (dari kata 滑る)
びしょびしょ、びしょぬれ 、ずぶぬれ basah kuyup (kehujanan)
びちょびちょ basah dan becek

Sesuatu yang berasal dari bahasa slang ぺろ (舌lidah)/berkaitan dengan mulut :
ぺろっと(menjilat sekali/sekejap, menghabiskan sst seperti es krim dalam sekejap) 、ぺろぺろ (terus-menerus, berkali-kali) ragamnya ぺろり 、べろべろ (berkali-kali dan lebih dahsyat)
ぺろんぺろん (kondisi mabuk berat) 、べろんべろん (kondisi minum/mabuk sampai berbusa) へらへら (senyum sambil cengar-cengir), ぺらぺら (mahir bicara)、べらべら (sangat mahir)

Ciri-ciri dari onomatopea Jepang:
1. Makin keras, besar, atau berat, maka konsonannya berubah.
ぽたぽた→ぼたぼた
2. Ada pengulangan dan variasi selang-seling. 元気溌剌(はつらつ),とっかえひっかえ
3. Pengambilan dari nama benda, kata kerja.  

by: -emhas-

NAMA KANJI NEGARA DAN TEMPAT [正しい日本語]

A
Amerika Latin/Selatan 南米
Amerika 亜米利加
*Lebih dikenal dengan Kanji 米国 Argentina 亜爾然丁
Asia 亜細亜
Australia 濠太剌利
Austria 墺太利

B
Belanda 阿蘭陀
Belgia 白耳義
Brazil 伯剌西爾

Cina 中国
Chiba 千葉

Eropa 欧羅巴 ヨーロッパ

Filipina 比律賓
Finlandia 芬蘭

Hokkaido 北海道

India 印度 インド
Indonesia 印度尼西亜 インドネシア
Inggris 英吉利 イギリス

Jakarta 雅加達
Jawa 爪哇
Jepang 日本
Jerman 独逸
Korea 韓国
Kyoto 京都
Laut Mati 死海

Malaysia 馬来西亜

Nagoya 名古屋
Osaka 大阪
Peking 北京
Perancis 仏蘭西
Portugis 葡萄牙

Rusia 露西亜

Spanyol 西班牙 スペイン
Swiss 瑞西 スイス

Taiwan 台湾
Tibet 西蔵
Timur Tengah 中東
Tokyo 東京
Vietnam 越南 ベトナム

******************************************************************************************************************** Perlu buku panduan TATA BAHASA Jepang utk UKBJ level N2 dan N3 (Isi 170 pola kalimat)? ? atau N1 (dalam bentuk PDF, isi 100 lebih pola kalimat)? Penjelasan dan contoh kalimat disertai terjemahan bahasa Indonesia. Yang berminat silakan kontak saya: HP: (nol-9-nol)-4214-6594 atau email ke moh_83japan(at)yahoo/dot/co/dot/jp (untuk menghindari masuk ke spam box, registrasikan pada email Anda!) Melayani pemesanan di Jepang dan Indonesia.. 日本でもインドネシアでもご注文承ります。お待ちしております。 ********************************************************************************************************************

うなぎ dan うのみ  [語源(ASAL KATA)]


Saya menghapal kosa kata nama-nama binatang dalam bahasa Jepang langsung saja tanpa tahu sejarah asal muasalnya. Karena dulu belajar bahasa Jepang melahap bulat-bulat saja, tanpa tahu sejarah dan kurang memahami konsep ataupun nuansa makna kata itu sendiri. Saya pribadi sering terkecoh dengan kata-kata mirip, seperti UNAGI dan USAGI (kelinci). Sama halnya dengan orang Jepang yang tertukar kata KEPALA dan KELAPA heheee... Lewat menonton TV di Jepang dan mendengar cerita dari orang Jepang, saya banyak mengenal kosa kata, seperti berikut ini:

Asal muasal kata UNAGI adalah 鵜+難儀 (う+なんぎ). 鵜 adalah sejenis burung pelikan di Jepang yang terkenal sangat mahir menangkap ikan 鮎(あゆ). 難儀 sendiri artinya susah/sulit. Kata UNAGI yang berarti ikan sidat ini, lahir karena burung U tidak bisa melahap ikan sidat bulat-bulat. Bagi yang belum pernah menyaksikan kepiawaian burung U menelan ikan Ayu, silakan lihat di http://www.city.gifu.gifu.jp/kankou/ukai_01.html

Secara kebetulan dan lewat ilham dari burung pelikan yang satu ini, lahir pula kata 鵜呑み(baca: UNOMI). Unomi sendiri berarti menelan bulat-bulat tanpa dicerna terlebih dahulu atau bisa juga diartikan memahami atau menerima ide/pelajaran tanpa diteliti kebenarannya terlebih dahulu.

Bagi yang sudah pernah melancong ke prefektur Gifu, tentu kenal apa itu namanya 鵜飼 UKAI. Kata UKAI sendiri lahir dan akrab di telinga orang Jepang karena diperkenalkan pertama kali oleh ODA Nobunaga. UKAI yang dilakukan setiap tahun di musim panas di sungai Nagaragawa-Gifu ini memiliki tradisi yang khas tersendiri. Para nelayan penangkap ikan ayu biasanya menggunakan jasa burung U tersebut. Sekali menelan ikan ayu, burung U mampu menelan maksimal 5 ekor. Umumnya menelan dari bagian kepala ikan, karena kalau dari ekornya bisa tersangkut di tenggorokan. Begitu menelan ikan ayu yang terkenal manis nan gurih ini, langsung sang nelayan menyuruh memuntahkannya (kasihan :D). Katanya sih ikan bakar hasil tangkapan burung U lebih nikmat (mungkin luka santapan tubuh ikan berbaur dengan enzim pencerna yang ada di tubuh burung U tsb). Perlu diketahui, saat burung U ini makan dan mencerna hasil tangkapannya ini konon memerlukan waktu kurang lebih 8 jam.

* Kata Unagi dalam kamus lazim diterjemahkan belut, padahal belut lebih cocok untuk kata 泥鰌 (どじょう)

-emhas-


色を使う表現~UNGKAPAN DENGAN MEMAKAI WARNA [難しい表現]

「赤=MERAH」
【赤の他人】あかのたにん=benar-benar orang lain, sama sekali tak ada pertalian darah
【赤い気焔】あかいきえん=女性の盛んな意気
【赤い信女】あかいしんにょ=janda, wanita yang ditinggal mati suami
【赤きは酒のとが】=menyalahkan orang lain akan kekhilafan/kesalahan masa lalu (muka merah karena minum sake, lantas berbuat bukan kesalahan dirinya )
【赤子の手をねじる】あかごのてをねじる=perumpamaan terhadap orang yang lemah mampu mengalahkan dengan mudahnya
【赤子を裸にする】あかごをはだかにする=orang yang lemah bisa dijadikan berdiri sendiri tanpa bantuan
【乞食が赤包み】こじきがあかづつみ=perumpamaan terhadap kepunyaan/memiliki sesuatu barang yang tak sesuai
【朱に交われば赤くなる】しゅにまじわればあかくなる=manusia bisa berubah baik dan buruk bergantung pergaulan dengan teman
【亭主の好きな赤烏帽子】ていしゅのすきなあかえぼし=yang disukai suami dalam keluarga adalah taat/patuh meskipun ada hal yang ganjil/ditertawakan
【始めちょろちょろ中ぱっぱ赤子泣くとも蓋取るな】=ungkapan ajaran terhadap cara menanak nasi yang baik (dari api kecil ke api besar, sama sekali tidak membuka tutup/futa)

「白=PUTIH」
Biasanya arti putih itu bersih, suci, murni, salju,, namun adakalanya berbeda menurut budaya masing-masing negara. Asal kata putih kalau di Jepang berasal dari bedak (oshiroi) yang digunakan untuk selamatan bahkan dalam dunia nujum/tabib. Sehingga, bisa disimbolkan keganjilan sekaligus kesucian dan sesuatu yang gaib.
【頭の中が白くなる】=saat pikiran di kepala kosong, tak bisa berpikir/tak muncul dan terbayangkan di benak
【色の白いは七難隠す】いろのしろいはしちなんかくす=(warna putih bisa menyembunyikan 7 kekurangan)biasanya ditujukan pada wanita berkulit putih, sekalipun muka jelek tapi bisa memperlihatkan kemulusan kulitnya
【口脇白し】くちわきしろし=sama dengan 口脇黄ばむ
【白い目で見る】=melihat dengan pandangan sinis


メッセージを送る

この広告は前回の更新から一定期間経過したブログに表示されています。更新すると自動で解除されます。